Top
Jumat, 04 Oktober 2024 | Edukasi

Buku adalah jendela dunia. Melalui kegiatan membaca buku anak didik bisa mengembangkan imajinasi dan memperluas pengetahuannya. Di usia 5-6 tahun, anak-anak mulai mengembangkan kemampuan literasi dasar yang penting. Melalui aneka kegiatan menyenangkan, kecintaan membaca pada anak didik dapat ditumbuhkan. Modul ajar ini dirancang untuk mengajak anak-anak PAUD agar semakin mencintai kegiatan membaca buku. Koleksi LKA Belajar Membaca dan Pengengembangan Keterampilan Anak PAUD bisa Diunduh di Sini.Semoga perayaan bulan Bahasa menjadi semakin meriah dengan mengajak anak-anak didik melakukan aneka kegiatan yang ada dalam modul ajar mingguan ini. Kelompok Usia: PUAD 5-6 Tahun Topik: Pekan Happy Reading Tujuan: Mengenalkan anak-anak PAUD pada kegemaran membaca. Anak didik belajar melalui kegiatan yang variatif, menyenangkan, dan interaktif untuk mengembangkan keterampilan literasi dan menumbuhkan kecintaan pada buku. Artikel Terkait:1. 5 Hal Yang Perlu Dihindari Saat Mengajari Si Kecil Membaca2. Perkembangan Teknologi Bikin Belajar Baca Jadi Lebih Mudah dan Fun Hari 1: Ayo Mengenal Buku Kegiatan 1: Membacakan CeritaAnak didik mendengarkan guru menceritakan sebuah dongeng dari sebuah buku dongeng. Guru membacakan buku tersebut dengan ekspresif dan suara yang lucu serta unik. Kegiatan 2: Mengenal Bagian BukuAnak didik akan mendapatkan pengajaran tentang struktur atau isi buku, yang terdiri atas cover depan, daftar isi, pengantar, isi cerita dan lainnya. Kegiatan 3: Eksplorasi BukuAnak didik mendapatkan kesempatan untuk memilih buku yang paling disukai, lalu menceritakan alasan, mengapa menyukai buku tersebut di depan teman-teman. Kembangkan Karakter Islami Si Kecil bersama KABI: Kisah Teladan Nabi Hari 2: Mengenal Bunyi Kegiatan 1: Permainan Kata BerimaSetelah guru menyebutkan sebuah kata, misalnya “buku”, maka anak didik dipersilakan menyebutkan kata-kata lain yang berakhiran “ku”, misalnya “kuku”, “paku”, “saku”, dan lainnya. Kegiatan 2: Bermain Kata dengan Sebuah Huruf AwalAnak didik menyebutkan aneka kata dengan sebuah huruf awal, misalnya:“A” untuk “Apel”, “Awan”, “Asap”, dan lainnya.“Bu” untuk “Buah”, “Buka”, ‘Bulan”, dan lainnya”. Kegiatan 3: Mengerjakan Lembar KerjaAnak didik mengerjakan sebuah lembar kerja dengan tema “kata berima” dan “kata berawal sebuah huruf”.Anak didik mewarnai gambar atau menggambar sesuai dengan kata yang tertulis pada lembar kerja. Baca juga:Apa Itu Kefasihan Membaca? Mengapa Penting Bagi Anak? Hari 3: Membuat “Reading Corner” Kegiatan 1: Membuat Dekorasi untuk “Reading Corner”Tentukan sebuah tema, dan mintalah anak didik bersama guru untuk membuat aneka dekorasi sesuai dengan tema yang telah ditentukan, misalnya tema “Luar Angkasa”. Dekorasi yang bisa dibuat antara lain:- Dekorasi Dinding: Tempelkan Gambar bulan, planet, bintang, awan, dan roket yang berwarna cerah.- Alas Duduk: Karpet hitam atau biru tua dengan pola bintang-bintang kecil.- Rak Buku: Rak berbentuk pesawat luar angkasa atau bermotif aneka benda angkasa..- Aksesoris Tambahan: Hiasan gantung berbentuk bulan, bintang, astronot, dan lainnya. Kegiatan 2: Menata BukuAnak didik mengambil atau meminjam beberapa buku dari perpustakaan, lalu bersama-sama menata buku-buku tersebut di rak buku. Baca juga:8 Variasi Aktivitas Latihan Menulis Huruf yang Menyenangkan untuk Anak PAUD Hari 4: Boneka Membaca Kegiatan 1: Bercerita dengan BonekaAnak didik mendengarkan guru mendongeng dengan media boneka. Anak didik berdiskusi bersama guru dengan media boneka tentang dongeng yang baru saja diceritakan. Kegiatan 2: Membuat Boneka MembacaAnak didik membuat kreasi boneka yang bisa digunakan untuk bercerita (story telling), misalnya:- Boneka tangan: Dibuat dengan menggunakan kaus kaki bersih sebagai bahan utama. Anak didik bisa menambahkan mata mainan, kain flanel, atau kancing untuk membuat wajah. Boneka juga bisa dikenakan baju dengan bahan kain perca, serta rambut dengan benang wol.- Boneka jari: Dibuat dengan bahan kain flanel yang digunting menjadi bentuk tabung kecil yang pas di jari. Lalu, bantu anak didik menjahit pada setiap sisinya. Anak didik bisa menambahkan mata dari kancing atau manik-manik, serta menghiasinya dengan spidol atau kain untuk membuat wajah dan aksesoris sederhana. Kegiatan 3: Praktik Bercerita dengan Media BonekaAnak didik bercerita sebuah dongeng singkat yang bersumber dari sebuah buku cerita dengan media boneka. Baca juga:Ide Kreatif dan "Fun" Latihan Praktik Pra-Menulis Anak PAUD Hari 5: Buku Ciptaanku Sendiri Kegiatan 1: Membuat Buku Mini karya Anak DidikAnak didik membuat buku mini dengan bahan kertas yang sudah dilipat menjadi bentuk buku kecil. Anak didik bisa menggambar atau menempel gambar dari majalah atau kertas berwarna untuk membuat cerita pendek atau buku gambar.Guru bisa membantu menuliskan kata-kata sederhana sesuai cerita gambar yang dibuat anak didik. Kegiatan 2: Pameran Buku MiniSetelah buku mini selesai, adakan "pameran" kecil di kelas. Setiap anak bisa memperlihatkan buku mereka kepada teman-teman dan menceritakan isi buku yang mereka buat.Anak didik juga bisa dibantu untuk menjual buku mini hasil karya sendiri kepada orang tua. Guru bisa membantu menjualnya dengan media sosial milik sekolah melalui sistem lelang. Dengan menerapkan kegiatan yang menyenangkan dan interaktif, guru dapat membantu anak didik dalam menumbuhkan kecintaan membaca pada anak-anak didiknya sejak usia dini. Semoga puncak bulan bahasa yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2024 nanti, menjadi semakin meriah dan bermakna dengan semakin tumbuhnya kecintaan anak didik pada buku dan hobi membaca. Baca juga: Inialh 8 Cara Praktis Kembangkan Skill Anak Menulis Cerita Sumber Referensi: 1. Home.oxfordowl.co.uk. (2023). Learning activities age 5 6 [1] 2. Iingeauerbacher.com. (2023). How to make reading a fun hobby for children [2]

Kamis, 12 September 2024 | Edukasi

Modul topik Anak PHBS dan sub topik “Mainanku Bersih, Tubuhku Sehat” ini bisa menjadi panduan bagi guru PAUD yang mengajar anak usia KB 3-4 tahun. Mainan adalah satu media belajar anak usia dini. Maka, anak didik perlu memahami cara menjaga kebersihan mainan. Ada banyak kegiatan menarik dan menyenangkan yang bisa diajarkan kepada anak-anak didik. UNDUH GRATIS LKA: Lembar Kerja Anak ini Membuat Anak Rajin Belajar. DIJAMIN! A. Informasi Umum Semester : 1 Kelompok usia PAUD : 3-4 Tahun Topik : Aku Anak PHBS Sub Topik: Mainanku Bersih, Tubuhku Sehat KABI (Kisah Teladan Nabi): Animasi Keren Pengembang Karakter Anak Muslim B. Tujuan Pembelajaran Anak didik mengenal pentingnya menjaga kebersihan mainan. Anak didik mampu mempraktikkan cara merawat mainan agar tetap bersih, awet, dan higienis untuk dimainkan. C. Deskripsi Kegiatan Anak didik melakukan melakukan kegiatan apersepsi menarik dan bisa memacu semangat belajarnya sejak awal pembelajaran. Anak didik melakukan melakukan gerak lagu tentang menjaga kebersihan lingkungan. Anak didik mendapatkan informasi dan penjelasan tentang cara menjaga mainan melalui metode menonton film, mendengarkan penjelasan guru, dan berdiskusi. Anak didik melakukan kegiatan praktik atau pembuatan karya tentang cara menjaga kebersihan mainan dan manfaatnya. Anak didik melakukan refleksi dengan cara berdiskusi atau melakukan kegiatan menarik yang mencakup keseluruhan kegiatan hari ini. D. Kegiatan Harian 1. SOP Pembiasaan Rutin Harian Pada bagian ini anak didik diajak untuk melakukan SOP pembiasaan rutin harian dan pemeriksaan kesehatan tubuh. Siswa diajak menyanyikan lagu pembuka kelas sebagai apersepsi, misalnya dengan bernyanyi lagu bertema cara menjaga lingkungan dan mainan. Syair lagu di bawah ini adalah contohnya: Mainan kesukaankuakan ku jaga kebersihannyaada mainan yang aku gosok dengan kainada mainan yang aku cuci dengan sabun Setelah selesai, aku rapikan kembaliAgar esok bisa aku mainkan kembalimainanku bersih, tubuhku pun sehat 2. Kegiatan Pembuka Siswa berdiskusi bersama tentang syair lagu yang dinyanyikan dengan menjawab pertanyaan: Lagu / syair tadi tentang apa? Apa manfaat menjaga kebersihan mainan? 3. Kegiatan Inti sesuai Kurikulum Merdeka Siswa membuat karya kreatif dan melakukan aneka aktivitas yang berhubungan dengan cara menjaga kebersihan diri, yaitu: 1. Mengenal Alat Pembersih Mainan Anak didik memperhatikan penjelasan guru tentang alat-alat dan bahan yang biasa digunakan untuk membersihkan mainan, misalnya kain lap, spon, sabun, ember, dan air. Setelah itu, anak didik bisa diajak untuk berdiskusi atau bermain tebak-tebakan tentang alat pembersih mainan. 2. Memilih Mainan yang Boleh Dicuci dan Tidak Boleh Dicuci Sebelum mengajak anak didik mencuci mainan, anak didik perlu memahami mainan yang boleh dicuci atau tidak boleh dicuci (cukup dilap dengan kain kering). Adapun, mainan yang tidak boleh dicuci antaran lain yang berjenis: Mainan Elektronik: Mainan yang menggunakan baterai. Mainan Berbahan Kayu: Mainan kayu yang tidak dipernis, akan lebih mudah rusak bila terkena air Mainan Berbahan Kertas: Misalnya kartu atau buku. Karena bisa hancur bila terkena air. Mainan Berbahan Kain: Kain bisa rusak dan menjadi kusut. Sedangkan, mainan yang dapat dicuci biasanya adalah yang berbahan plastik, silikon, kayu berlapis bahan tahan air, dan karet. 3. Membersihkan Mainan Bersama Ajak anak-anak bekerja sama dalam membersihkan mainan dengan menggunakan alat pembersih yang telah dikenalkan, seperti menyikat mainan dengan sikat lembut atau mengelapnya dengan lap basah. Jelaskan langkah-langkah pembersihan secara sederhana dan biarkan anak-anak terlibat langsung. 4. Mengeringkan Mainan yang Telah Dibersihkan Tahap pertama dalam proses mengeringkan mainan adalah mengelap mainan. Selain mengurangi jumlah air yang menempel pada mainan, aktivitas ini bisa membersihkan mainan dari kotoran atau debu. Setelah itu, anak didik bisa diajak untuk menjemur mainan dan meletakkannya di tempat yang terbuka atau terkena paparan sinar matahari. Proses pengeringan juga bisa menggunakan pengering rambut. 5. Membuat Poster Sembari menunggu mainan kering, anak didik membuat poster yang berisi pesan tentang pentingnya menjaga kebersihan mainan. Beberapa kalimat ajakan di dalam poster diantaranya adalah: “Ayo Jaga Kebersihan Mainan”, “Rapikan Mainan Setelah Memakainya”, “Bersih-Bersih Mainan itu Menyenangkan”. 6. Merapikan Mainan Bersama Setelah mainan bersih dan kering, ajak anak didik merapikan mainan bersama. Ajak pula untuk mendekorasi ruang bermain agar semakin meriah dan membuat anak didik semakin bersemangat bermain sambil belajar. 4. Kegiatan Refleksi / Penutup Anak didik diajak untuk melakukan kegiatan: Menjawab pertanyaan guru tentang apa saja yang kegiatan yang dilakukan hari ini. Menceritakan perasaan mereka saat belajar dan setelah melakukan aneka kegiatan. Anak didik mendapatkan penugasan yang bisa dilakukan bersama orang tua, misalnya: Menonton dongeng berjudul “Mobil-Mobilanku”. Setelah menonton dongeng tersebut, ajak anak didik mendiskusikannya. Semoga bermanfaat! Sumber Referensi: 1. Potterybarnkids.com. (2023). How to clean baby toys [1] 2. Parents.com. (2022). how to clean baby toys [2] 3. Freepik.com. (2022). Little boy opening box with toys [3]

Senin, 03 Juni 2024 | Edukasi

Lagu bertema perpisahan saat kelulusan siswa akan membangun suasana acara ini menjadi semakin hidup. Saat dinyanyikan bersama-sama, rasa kebersamaan dan kesatuan hati akan terbangun. Tali persaudaraan juga menjadi semakin erat. Rasa haru, bahagia, duka, suka, akan bercampur aduk sehingga menjadikan acara wisuda menjadi suatu acara yang istimewa dan indah untuk dikenang. Artikel Terkait: - 5 Ide SOUVENIR PERPISAHAN SEKOLAH Anak TK & TUTORIAL Pembuatan: Mudah, Murah, Anak Makin Kreatif - Contoh Naskah Pidato saat Acara Perpisahan PAUD yang Menyentuh Hati | Kata Sambutan Pesta Kelulusan TK - PENTAS SENI Favorit di ACARA PERPISAHAN TK - PAUD, Agar Selalu Dikenang: Plus PANDUAN LENGKAP Selain lagu anak-anak, ada banyak contoh judul lagu populer yang cocok dinyanyikan di acara wisuda atau pelepasan siswa ini. Inilah beberapa judul lagu yang bisa menjadi pilihan untuk dinyanyikan di acara ini. Berikut adalah 15 judul lagu yang cocok untuk acara wisuda anak SD beserta cerita singkat dari masing-masing lagu: 1. Terima Kasihku - Bapak Guruh Soekarno Putra “Terima kasihku, kuucapkan. Pada guruku yang tulus.” Itulah penggalan lirik dalam lagu ini. Lagu ini mengungkapkan rasa terima kasih seorang murid kepada para pahlawan tanpa tanda jasa yang telah mengajar aneka ilmu dan melatih ragam keterampilan dengan setulus hati.   Yuk, Tonton Koleksi Dongeng RIRI (Cerita Anak Interaktif) Lainnya. 2. Hymne Guru - Bapak Sartono Salah satu bagian syair lagu yang paling mudah diingat adalah, “Terpujilah wahai engkau, Ibu Bapak Guru. Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku.” Kidung indah yang mengungkapkan penghormatan untuk para guru ini begitu indah dan mudah dinyanyikan. Kesabaran dan ketulusan guru dalam mengajar dan membimbing muridnya terlukis dalam syair lagu ini. 3. Indonesia Raya - Bapak WR Supratman Lagu kebangsaan tanah air kita ini adalah lagu yang wajib untuk dinyanyikan pada acara perpisahan sekolah, selain pada saat upacara bendera. Selain untuk membangkitkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme, lagu ini akan memberikan spirit tersendiri, karena lagu ini pasti sudah dikuasai oleh semua tamu, termasuk para murid. 4. Kebyar-Kebyar - Bapak Gombloh Perjuangan para siswa dalam menyelesaikan pendidikannya patut diapresiasi, karena setiap ilmu pengetahuan yang didapatkan selama belajar, pasti akan berguna untuk memberikan manfaat bagi bangsa dan negara. Lagu “Kebyar-Kebyar” ini bisa membangkitkan semangat para siswa untuk semakin tekun belajar demi menggapai cita dan membangun bangsa. 5. Laskar Pelangi - Band Nidji Lagu penuh semangat ini mengisahkan anak-anak yang tanpa kenal menyerah menggapai mimpi. Pesan moral dalam lagu ini adalah mengajarkan kepada para siswa tentang pentingnya belajar dengan hati gembira untuk menggapai cita. Baca juga: Tips GURU PAUD JADI MC HEBAT di Acara PERPISAHAN / Pelapasan PAUD | Bikin Acara Wisuda Anak TK Heboh dan Penuh Kenangan 6.  Bangun Pemudi Pemuda - Bapak Alfred Simanjuntak Salah satu tugas dan tanggung jawab bagi generasi muda Indonesia adalah mendedikasikan hidup mereka demi kemajuan bangsa. Agar bisa memajukan bangsa dan membangun negara, mereka harus belajar dengan giat dan penuh semangat. Lagu ini bisa memotivasi para siswa agar tetap semangat menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi.   Kembangkan Akhlak Mulia Si Kecil dengan Kisah Teladan Nabi (KABI) 7. Sahabat Kecil karya Kak Ipang Lagu yang menggambarkan indahnya persahabatan sejak masa kecil. Para siswa juga akan diajak untuk menghargai persahabatan yang telah terjalin dengan baik. 8. Pergi Untuk Kembali karya Kak Ello Perpisahan sekolah bukanlah perpisahan untuk selamanya. Namun, hanyalah perpisahan sementara, dimana para siswa akan tetap mendapatkan kesempatan untuk bertemu kembali di lain waktu. Baca juga: Rundown Kegiatan Kunjungan Anak PAUD ke SD Terdekat | Persiapan Transisi PAUD ke SD 9. Selamat Jalan - Tipe-X Keistimewaan dalam lagu ini adalah nuansa ceria dan penuh semangat. Meskipun ada perpisahan dalam persahabatan. Namun, para murid tetap diajak untuk bersemangat berjuang meniti masa depan yang lebih indah. 10. Sampai Jumpa oleh Endank Soekamti Acara perpisahan menjadi lebih seru bisa para siswa diajak menyanyikan lagu ini. Lagu ini menyampaikan harapan untuk berjumpa kembali di suatu saat nanti. Baca juga:  Tips GURU PAUD JADI MC HEBAT di Acara PERPISAHAN / Pelapasan PAUD | Bikin Acara Wisuda Anak TK Heboh dan Penuh Kenangan 11. Kenangan Terindah oleh SamsonS Lagu ini melukiskan indahnya persahabatan. Persahabatan bisa memberikan kekuatan. Walaupun ada perpisahan, tapi hubungan baik harus tetap terjalin agar tetap bisa saling membantu dan memberikan perhatian. Baca juga: 8 Jenis Aktivitas Anak untuk Kesiapan Transisi PAUD ke SD 12. I Love You Guruku oleh Kak Zepe dan Tim Educa Studio Lagu ini bisa dinyanyikan oleh para siswa sebagai ucapan terima kasih atas jasa para guru. Para siswa juga diajak untuk tetap bersemangat belajar untuk menuntut ilmu dan menggapai cita. 13. Kisah Klasik untuk Masa Depan oleh Sheila On 7 Lagu ini melukiskan momen-momen indah di sekolah dan berakhir dalam momen perpisahan. Makna perpisahan dalam lagu ini menjadi semakin indah, karena para siswa diajak untuk saling mendoakan satu sama lain. 14 . Sahabat Sejati oleh Sheila on 7 Lagu ini menceritakan tentang sahabat sejati yang bisa saling berbagi dan selalu ada dalam segala suasana. Itulah beberapa contoh ide judul lagu yang cocok dinyanyikan dan dibawakan saat acara pelepasan siswa. Semoga dengan dibawakannya lagu-lagu di atas dalam acara perpisahan, suasana acara menjadi semakin meriah, dan membantu proses transisi siswa saat mereka harus melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Lagu perpisahan juga sering menjadi kenangan yang indah dan melekat dalam ingatan para penyanyi dan pendengarnya. Lagu-lagu di atas bisa membantu para siswa dan semua guru untuk mengingat masa-masa indah dan menyenangkan saat belajar di sekolah. Hubungan baik pun akan menjadi semakin indah terjalin. Sumber Referensi: 1. Freepik.com. (2022). Kids celebrating kindergarten graduation [1] 2. Mrsbsbeehive.com. (2022). Graduation songs for kids [2] 3. Preschoolplaybook.com. (2022). Preschool songs and graduation [3]

Senin, 18 September 2023 | Parenting

Bagi anak usia PAUD, membaca bukanlah keterampilan yang wajib dikuasai. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa anak yang hobi membaca juga bukanlah kebiasaan yang negatif. Dilansir dari Verywellfamily.com, dijelaskan bahwa membaca merupakan landasan keterampilan hidup yang dibutuhkan anak-anak saat mereka tumbuh dewasa. Membaca merupakan bagian integral dari sekolah dan akademisi, serta merupakan faktor penting dalam menumbuhkan kesadaran yang lebih besar terhadap dunia di sekitar kita. Perlu Anda pahami juga, bahwa membaca dapat membantu meningkatkan kesehatan mental. Inilah beberapa tips untuk mengasuh anak usia PAUD yang hobi membaca. 1. Selektif dalam Memberikan Buku Bacaan Buku bacaan untuk anak-anak biasanya akan dihiasi dengan banyak gambar. Kuantitas kalimat atau kata-kata di dalam buku bukanlah hal yang utama. Teks di dalam buku juga mengandung kalimat sederhana dan mudah dimengerti anak. Aneka buku bacaan karya Bapak Andi Taru dan tim Educa Studio bisa didapatkan di SINI. 2. Menjadi Role Model Pecinta Baca Ayah dan Bunda perlu membaca buku secara rutin. Si Kecil cenderung akan meniru apa yang ia lihat dalam keseharian. Pastikan Ayah dan Bunda membaca buku di tempat yang mudah dijumpai Si Kecil. 3. Membacakan Dongeng Bacaan dongeng akan membantu Si Kecil dalam mengembangkan imajinasi dan kreativitasnya. Apalagi bila buku dongeng tersebut dibacakan oleh Ayah dan Bunda. Selain meningkatkan bonding orangtua dan anak, kebiasaan ini juga bisa melatih daya fokus dan keterampilan mendengarkan Si Kecil. Buku "Fabel Nusantara dan Dunia" dan Buku Produksi Educa Studio Lainnya Bisa Didapatkan dengan Klik Gambar di Bawah Ini.   4. Membatasi Screen Time Activities Screen time activities adalah saat-saat dimana Si Kecil berkegiatan dengan aneka perangkat teknologi yang menggunakan layar, misalnya televisi, handphone, laptop, dan lainnya. Atur jadwal penggunaan aneka perangkat tersebut, sehingga Si Kecil semakin banyak melakukan aneka aktivitas yang bervariasi dan menyehatkan, misalnya bermain di dalam rumah, menyiram tanaman, berolahraga, bermain bersama teman-teman, dan lainnya. Baca juga: 5 Aktivitas 'No Screen Time for Kids' yang Edukatif. 5. Jadwalkan “Reading Time” Ayah dan Bunda bisa membuat jadwal membaca setiap hari. Membaca sebelum tidur adalah aktivitas yang baik, daripada bermain handphone sebelum tidur. Agar Si Kecil tidak merasa bosan, Ayah dan Bunda bisa mendampingi Si Kecil saat membaca. 6. Mengunjungi Perpustakaan atau Toko Buku Dengan mengajak Si Kecil ke perpustakaan atau toko buku, Ayah dan Bunda akan semakin memahami buku-buku yang aman dan ramah untuk anak. Biasanya buku-buku sudah dipisah-pisah berdasarkan tingkat usia. Buku-buku di tempat-tempat tersebut juga sangat bervariasi, sehingga Si Kecil akan semakin tertarik dengan buku. 7. Mengapresiasi Hobi Si Kecil Bersyukurlah bila Si Kecil hobi membaca buku. Karena dengan aktivitas membaca, Si Kecil akan terbuka kesempatan untuk dapat mengembangkan ilmu pengetahuannya. Ayah dan Bunda bisa memberikan pujian saat Si Kecil sedang membaca buku dan memberikan hadiah buku-buku menarik di saat-saat spesial, misalnya saat Si Kecil berulang tahun. 8. Mengedukasi Tentang Manfaat Buku Berikan edukasi kepada Si Kecil tentang manfaat buku, ciri-ciri buku yang cocok untuk anak, contoh-contoh judul buku menarik, jenis-jenis buku, dan lainnya. Ajak pula Si Kecil berdiskusi tentang buku yang baru saja ia baca atau buku yang paling ia suka. Hal ini akan menambah pengetahuan Si Kecil tentang buku, dan tentu saja menambah ketertarikannya pada buku, serta memotivasi Si Kecil agar semakin mencintai buku. Baca juga:1. RPPH ( Modul Ajar ) Lengkap Kurikulum Merdeka PAUD - TK2. Permainan PAUD - TK Terlengkap Media Belajar Bermain di Kurikulum Merdeka 9. Memberikan Dukungan tentang Minat Khusus Si Kecil Beberapa anak memiliki ketertarikan pada buku-buku tertentu. Biasanya hal ini sangat berhubungan dengan kegemaran atau hobi Si Kecil lainnya. Misalnya, anak yang suka Sains akan menggemari buku-buku tentang Sains. 10. Berikan Kebebasan untuk Memilih Buku Kesukaan Dengan memberikan kebebasan bagi Si Kecil dalam memilih buku kesukaannya, keterampilan Si Kecil dalam berpikir kritis dan membuat keputusan akan semakin berkembang. Ia juga akan semakin menikmati aktivitas membaca, karena ia bisa membaca buku yang ia gemari dan tanpa ada unsur paksaan. Aplikasi Koleksi Dongeng RIRI (Cerita Anak Interaktif): Edukatif, Ramah Anak, dan Full Animasi.   11. Sediakan Ruang Khusus untuk Membaca Ayah dan Bunda bisa menyediakan ruangan khusus untuk melakukan kegiatan membaca. Buatlah ruangan tersebut menjadi tempat yang menarik dan nyaman. Ayah dan Bunda bisa menyediakan rak buku yang sudah dipisahkan menurut tema atau jenis buku. Bila perlu, Ayah dan Bunda bisa mengajak Si Kecil menghiasi ruangan tersebut. Ayah dan Bunda bisa mengajak Si Kecil membuat kesepakatan, misalnya dengan mewajibkan setiap pembaca buku di ruangan tersebut untuk menjaga kerapian. Baca juga: Mendengarkan Podcast Cerita Anak, Lebih Hemat Kuota Manfaatnya Luar Biasa 12. Jangan Ada Paksaan Sebagian dari orangtua, terlalu memaksakan anaknya agar sering-sering membaca. Sebagian yang lain, terlalu khawatir karena anaknya terlalu sering membaca di rumah sehingga jarang bergaul dengan teman-teman lainnya. Tugas dari Ayah dan Bunda adalah mengarahkan dan mendampingi Si Kecil agar ia bisa melakukan aktivitas ini dengan porsi yang tepat. Bagaimanapun, aktivitas membaca adalah aktivitas yang baik. Namun, masih banyak aktivitas lain yang juga tidak kalah penting, yaitu meluangkan waktu jalan-jalan, mewarnai gambar, menggambar, bermain, dan melakukan aktivitas menyenangkan lainnya. Ada lho, sebuah aplikasi yang menyediakan aneka gim pengembangan aneka keterampilan anak-anak usia PAUD. Aplikasi ini berjudul MARBEL BELAJAR TK DAN PAUD.  Sumber Referensi: 1. Freepik.com. (2022). Asian middle aged woman teach her daughter homework [1] 2. Verywellfamily.com. (2022). How to raise a child who loves reading [2]  

Senin, 06 Maret 2023 | Edukasi

Belajar memasak ternyata memiliki banyak manfaat yang bisa meningkatkan aneka soft skills-mu. Sobat Marbel, setelah kamu membaca artikel ini, kamu pasti akan termotivasi untuk belajar memasak. Mengapa? Dikutip dari Seriouskids.com.au, Renae mengatakan bahwa kegiatan memasak membantu mengajarkan begitu banyak keterampilan, termasuk keterampilan hidup dan dapat membantu menumbuhkan sikap menghargai makanan. Selain itu, masih banyak soft skills yang akan berkembang saat kamu belajar memasak. Apa saja itu? 1. Meningkatkan Kepercayaan Diri Apapun jenis makanan yang kamu masak secara mandiri, kamu pasti akan menjadi orang pertama yang mencicipinya. Kamu pasti akan merasa bangga bila hasil masakanmu cukup enak. Setelah itu, kamu bisa meminta Ayah, Bunda, atau kerabat dekat untuk mencicipi makanan yang kamu masak. Kamu akan terlatih untuk menerima masukan dari orang-orang terdekat, agar bisa memasak makanan dengan kualitas yang lebih baik. Tentu saja, hal ini akan melatih mental kamu untuk menjadi pribadi yang semakin percaya diri, serta kuat mental saat menerima kritikan atau masukan yang membangun. Dongeng edukasi ini karya Bapak Andi Taru dan Tim Kreatif Educa Studio ini akan membuatmu semakin paham cara mengembangkan kepercayaan dirimu! 2. Melatih Keterampilan Membuat Keputusan Karena aktivitas ini hanya sebatas hobi, maka kamu perlu memutuskan berapa kali kamu harus memasak dalam seminggu. Kamu juga perlu menentukan jadwal kapan kamu harus berbelanja. Saat memasak, kamu juga harus memutuskan takaran bumbu masak dan bahan dasar masakan yang akan kamu buat. Terkadang kamu harus membuat takaran sendiri yang sesuai dengan selera kamu. Bila kamu suka makanan yang asin atau gurih, terkadang kamu harus menambahkan lebih banyak garam. Segala keputusan yang kamu buat, akan menentukan kualitas hasil masakanmu. Semakin kamu sering melakukan hobi ini, kamu akan semakin terampil dalam membuat keputusan, untuk mendapatkan hasil masakan terbaik. 3. Melatih Kemampuan Menghindari Stres Aneka kegiatan positif sangat dibutuhkan ketika suasana hatimu kurang baik. Memasak bisa menjadi salah satu pilihan yang baik. Dilansir dari Dana-farber.org, dikatakan bahwa memasak melibatkan indera kita, memasak memiliki kemampuan untuk mengaktifkan ingatan. Aroma hidangan mungkin mengingatkanmu pada rumah nenek, atau mungkin restoran atau tempat liburan favoritmu. Membiarkanmu tenggelam dalam kenangan ini saat memasak adalah cara terapeutik untuk menghilangkan stres dan meningkatkan suasana hati. Kamu bisa bermain aneka gim edukasi  di Playstore sebagai sarana belajar dan hiburan.  4. Mengembangkan Kognitif Kemampuan kognitif adalah keterampilan berpusat pada otak yang mengendalikan seseorang dalam melakukan tugas apapun, dari yang sederhana hingga yang paling kompleks. Di dalam sebuah artikel pada platform Scoe.org, dijelaskan bahwa memasak memungkinkan anak-anak untuk menggunakan pengetahuan yang mereka miliki dan menerapkannya dengan menghitung, mengukur, mengikuti urutan, mengikuti petunjuk, dan sebab akibat. Dengan memasak, kamu akan semakin optimal dalam melakukan tugas-tugas yang melibatkan kinerja otak. Baca juga: 1. 6 Ciri Anak Cerdas dan Cara Menstimulasi Kecerdasannya. Kamu Salah Satunya? 2. Inilah 7 Ciri Anak Usia Dini yang Memiliki Kecerdasan Berbahasa dan Cara Membimbingnya! 5. Meningkatkan Kreativitas Saat kamu memasak nasi goreng, kamu bisa menambahkan daging sapi dan sosis sebagai agar lebih lezat dan menggoda. Di lain waktu, kamu bisa memasak nasi goreng dengan topping daging ayam dan telur mata sapi. Kamu bisa menamai sendiri aneka versi nasi goreng buatanmu dengan nama yang unik. Kamu juga bisa mendekorasi hasil masakanmu dengan aneka lalapan, misalnya potongan ketimun dan sayur kol agar terlihat menjadi lebih indah. Kamu juga bisa belajar cara memotong ketimun atau jenis sayur lain menjadi bentuk-bentuk yang unik dengan peralatan yang banyak dijual di toko-toko. Kreativitas kamu akan semakin berkembang bila kamu rutin melakukan aktivitas belajar memasak. Tingkatkan kreativitasmu dengan aneka craft yang sudah disusun tematis di Duniabelajaranak.id 6. Meningkatkan Kemampuan Bersosialisasi dan Berinteraksi Kamu bisa bergabung pada sebuah komunitas yang beranggotakan anak-anak yang hobi memasak. Kamu bisa berbagi aneka pengetahuan tentang resep masakan, menu makanan, dan hal-hal yang berhubungan dengan proses masak memasak. Kamu akan semakin terbiasa dengan pentingnya kehidupan sosial dengan melakukan hal ini. Ajaklah teman, kerabat, atau anggota keluargamu untuk memasak bersamamu. Kegiatan memasak bersama memungkinkan kita untuk melakukan komunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, sehingga kecerdasan sosial dan bahasamu pun akan berkembang. 7. Meningkatkan Kepedulian untuk Hidup Sehat Saat kamu berbelanja bahan-bahan untuk memasak, kamu pasti akan memilih tempat-tempat yang terjaga kebersihannya. Kamu perlu merawat bahan-bahan untuk memasak agar tetap bersih dan segar. Sebelum memasak, beberapa bahan makanan, khususnya sayur-sayuran atau buah-buahan perlu kamu cuci terlebih dahulu. Alat-alat untuk memasak pun perlu kamu rawat dengan baik agar tidak kotor dan tidak mudah rusak. Alat-alat masak yang karatan akan membawa dampak yang kurang baik untuk hasil masakan, bila digunakan untuk memasak. Apalagi bila masakan yang kamu buat akan dihidangkan untuk orang lain. Kamu pasti perlu mempersiapkannya dengan baik serta terjaga kebersihan dan kesehatannya. Bayangkan saja bila kelak dirimu akan sekolah di luar kota atau di luar negeri. Kalau kamu bisa memasak sendiri, tentu kamu bisa lebih hemat dan bisa menabung uang lebih banyak. Kamu tidak perlu bingung mau jajan di mana. Mau cewek atau cowok, semua perlu belajar memasak sedini mungkin. Semangat belajar, Sobat marbel! Sumber Referensi: 1. Scoe.org. (2022). Benefits of cooking with preschooler [1] 2. Blog.dana-farber.org. (2020). How cooking can help relieve stress [2] 3. Freepik.com (2022). Happy mum teach her daughter chopping vegetable [3] 4. Freepik.com (2022). Isolated portrait cute teenage boy learning how make [4] 5. Seriouslykids.com.au. (2022). Skills that can be-learnt through cooking [5] Ingin belajar jadi konten kreatof hebat seperti Kakak-Kakak tim Kreatif di Educa Studio? Cukup menyediakan Laptop/PC dan koneksi internet, bisa belajar langsung dengan expert di bidangnya bersama Gamelab.id

Kamis, 02 Maret 2023 | Edukasi

Sobat Marbel, semakin banyak buku yang kamu baca, wawasanmu akan semakin luas. Dilansir dari Irisreading.com, dijelaskan bahwa membaca dapat membantu mempertajam daya ingat. Aktivitas membaca mampu meningkatkan rangsangan mental dan memungkinkan neuron baru diproduksi di otak. Semakin banyak seseorang membaca, semakin mudah mengingat hal-hal tertentu. Perlu ada tips dan trik khusus agar kamu bisa membaca buku dengan lebih efektif, karena masih banyak aktivitas dan tugas yang perlu kamu kerjakan selain membaca buku, bukan? Inilah tips dan trik tersebut! 1. Menjaga Jarak Baca Buku Dilansir Lasikofnv.com, dikatakan bahwa jarak membaca yang ideal, antara mata Anda dan buku, haruslah sekitar 15 inci (sekitar 40 cm). Hal ini sangat penting untuk kamu perhatikan demi kenyamananmu saat membaca buku dan supaya matamu tidak mudah lelah dan tetap sehat. Perkaya ilmu dengan membaca buku-buku yang edukatif dan seru dengan ilustrasi lucu! Temukan dengan klik gambar di bawah ini! 2. Me-review Buku sebelum Membaca Temukan gambaran besar tentang isi buku yang akan kamu baca. Kamu bisa menemukannya dengan cara membaca resensi buku atau mencari review buku yang kamu baca dari orang yang pernah membacanya, melalui media internet atau media cetak. Selain itu kamu juga bisa mencermati bagian kata pengantar, daftar isi, dan beberapa bab yang penting di dalam buku yang kamu baca. Kamu bisa mencatatnya dan membuat ringkasan buku dalam versimu sendiri. 3. Gunakan Timer Berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk bisa membaca satu halaman buku? Untuk mengetahuinya kamu bisa menggunakan pewaktu atau timer. Kamu bisa menemukan fasilitas timer di HP kamu. Pemanfaatan timer akan mempermudah kamu untuk menentukan target membaca dalam jangka waktu tertentu. Sobat Marbel mungkin membutuhkan waktu 1 menit untuk membaca satu halaman buku. Maka, jika kamu memiliki waktu luang selama 20 menit, kamu harus bisa memanfaatkan waktumu itu untuk menyelesaikan 20 halaman buku. Selain belajar kedisiplinan, kamu juga akan belajar tentang cara memanfaatkan waktu seefektif mungkin dengan cara ini. 4. Manfaatkan Penanda Buku Penanda buku bermanfaat untuk mengetahui halaman berapa kamu terakhir membaca satu judul buku. Kamu tidak perlu melipat kertas dari halaman buku yang kamu baca. Bukumu akan terlihat lebih rapi dan terawat bila kamu tidak pernah melipatnya. Baca juga: 1. Apa Itu Kefasihan Membaca? Mengapa Penting Bagi Anak? 2. Inilah 6 Cara Menyenangkan untuk Mengasah Kosakata  5. Niat yang Kuat Tanamkan niat yang kuat dalam dirimu agar mampu membaca sebuah buku sampai tuntas. Yakinlah bahwa buku yang kamu baca akan mendatangkan manfaat dan membuat pengetahuanmu semakin luas. 6. Pilih Tema Buku yang Sesuai Hobimu dan Mendukung Cita-citamu Bila kamu suka melukis dan ingin menjadi seorang pelukis terkenal, kamu bisa membeli buku-buku yang berhubungan dengan tekhnik melukis, cara mencampur warna cat air dengan baik, dan lainnya. Selain akan berguna untuk mendukung langkahmu dalam mencapai cita-cita, kamu pasti akan lebih bisa menikmatinya. Kamu akan tetap merasa senang dan tidak mudah bosan meski membaca buku dalam jangka waktu yang lama. Bila kamu gemar segala sesuatu tentang dunia Sains, kamu bisa belajar sambil bermain gim edukasi di bawah ini! 7. Perkaya Kosakata dengan Aneka Aktivitas Carilah aktivitas-aktivitas lain selain membaca, yang bisa membantumu dalam memperkaya kosakata, misalnya dengan cara mendengarkan dongeng podcast, bernyanyi, menonton film, menonton berita, dan lainnya. Semakin banyak kosakata yang kamu kuasai, kamu akan semakin mudah dalam memahami materi buku yang kamu baca. Tentu saja kamu juga akan semakin menikmati aktivitas membaca dan selalu semangat melakukannya.  8. Gunakan Spidol Highlighter Spidol jenis ini sangat akrab di masyarakat dengan sebutan spidol "stabilo". Spidol ini berguna untuk memberikan tanda pada kalimat utama dan yang terpenting dari satu atau lebih paragraf yang telah kamu baca. Setelah kamu selesai membaca banyak bagian dari bagian buku, terkadang kamu ingin mengulas kembali perihal isi buku atau bagian penting buku dari awal. Bila kamu sudah menandai kalimat-kalimat penting dalam buku itu dengan spidol “stabilo”, kamu pasti bisa melakukannya dengan lebih cepat, dan lebih berfokus pada bagian-bagian kalimat yang sudah kamu tandai. 9. Hindarilah Membaca Per Kata Temukanlah kalimat penting dalam satu atau dua paragraf, tanpa harus membaca semua kalimat, apalagi setiap kata dalam sebuah paragraf. Setelah menemukan kalimat penting dalam satu atau dua paragraf, kamu bisa menandai atau menggarisbawahi kalimat penting tersebut. Tips ini perlu kamu ikuti agar tidak mudah lelah ketika membaca buku. Tingkatkan skill membaca Adikmu yang sekolah di PAUD dengan video di bawah ini! 10. Pilih Waktu dan Tempat yang Nyaman Carilah waktu yang tepat untuk membaca buku. Kamu bisa membaca buku sebagai sarana rekreasi dan relaksasi, setelah kamu menyelesaikan tugas-tugas yang penting. Mengapa? Karena suasana hati yang tenang akan membantumu dalam memahami isi buku yang kamu baca. Tempat yang nyaman dan tenang juga akan membuatmu lebih nyaman saat membaca buku. Atur pula posisi meja dan kursi saat membaca buku. Saat duduk di kursi, pastikan bahwa posisi kaki Anda lurus agar sirkulasi darah ke kaki tetap lancar. Sobat Marbel, jadikanlah aktivitas membaca sebagai hobi dan kegiatan rekreasi. Kurangi scrolling media sosialmu, dan perbanyaklah membaca buku, karena aktivitas membaca buku sangat besar manfaatnya. Tetap semangat memperkaya ilmu dengan membaca buku! Jadilah anak hebat dalam membuat konten kreatif dan edukatif di Kelas Kreator Gamelab.id. Gabung yuk! Sumber Referensi      1. Lasikofnv.com.  (2022). Can the habit of reading a book in bed really hurt the eyes [1]      2. Irisreading.com. (2022 ). Does reading improve memory [2]      3. Freepik.com. (2022). Portrait student child girl studying library [3]